02 September 2026
--:--:-- WIB
--:--:-- UTC

Penutupan SLI Petani Kopi Desa Jolotigo dan Sengare, Perkuat Adaptasi terhadap Perubahan Iklim

Diposting pada 02 September 2026 oleh hana
Kegiatan
Penutupan SLI Petani Kopi Desa Jolotigo dan Sengare, Perkuat Adaptasi terhadap Perubahan Iklim

Pekalongan – Kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) bagi petani kopi Robusta Desa Jolotigo dan Sengare, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, resmi ditutup pada Rabu (2/9) di Gedung Pertemuan Muhammadiyah Talun. Kegiatan yang diselenggarakan bersama Mercy Corps Indonesia ini dihadiri Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman, Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Goeroeh Tjiptanto, Koordinator Program ZCRA, dan Arif Ganda Purnama

SLI menjadi wadah bagi para petani untuk memahami informasi cuaca dan iklim serta pemanfaatannya dalam mendukung pengelolaan budidaya kopi jenis robusta. Melalui kegiatan ini, petani belajar menjadikan informasi iklim sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu dan strategi pengelolaan tanaman, sekaligus mengantisipasi kondisi cuaca yang dapat memengaruhi produksi.

Pada penutupan kegiatan, peserta juga berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait penerapan pengetahuan yang diperoleh selama SLI. Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Mercy Corps Indonesia, dan kelompok petani menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan sektor pertanian terhadap risiko iklim.

Dengan berakhirnya kegiatan SLI, pengetahuan yang telah diperoleh diharapkan dapat terus diterapkan oleh petani kopi Desa Jolotigo dan Sengare untuk mendukung budidaya kopi yang lebih adaptif, produktif, dan berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim.

Editor: Tim Kehumasan Stasiun Klimatologi Jawa Tengah

Sumber: Stasiun Klimatologi Jawa Tengah


Dokumentasi Kegiatan