02 March 2026
--:--:-- WIB
--:--:-- UTC

Prediksi Musim Hujan

Informasi

Halaman ini menyajikan prakiraan kondisi musim hujan di Provinsi Jawa Tengah, mencakup ringkasan eksekutif, analisis parameter iklim, dan peta prakiraan.

Prakiraan musim hujan 2025/ 2026 Jawa Tengah

Ringkasan Kondisi
Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data serta memperhatikan perkembangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer regional maupun global yang sedang berlangsung serta kecenderungannya yang dapat mempengaruhi kondisi iklim di Jawa Tengah, Awal Musim Hujan 2025/2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya diprediksi terjadi pada bulan Oktober 2025.
Parameter Utama:
Awal Musim Hujan paling awal terjadi pada bulan Agustus Dasarian I (Awal Agustus 2025) yang meliputi: Sebagian wilayah Selatan Kab. Batang & Kendal; Sebagian wilayah utara Kab. Temanggung & Wonosobo; Sebagian kecil wilayah Kab. Pekalongan dan Banjarnegara. Sedangkan yang paling akhir pada bulan November Dasarian I (Akhir November 2025) meliputi: Kota Pekalongan; Sebagian wilayah utara Kab. Pemalang; Sebagian kecil wilayah timur laut Kab. Tegal dan Jepara; Sebagian kecil wilayah utara Kab. Pekalongan dan Pati. Terdapat beberapa wilayah dengan kondisi Musim Hujan sepanjang tahun 2025 yaitu Kab. Purbalingga; sebagian besar wilayah selatan Kab. Banyumas; sebagian wilayah selatan Kab. Tegal, Pemalang dan Pekalongan serta sebagian wilayah barat Kab. Banjarnegara. Puncak Musim Hujan 2025/2026 umumnya diprediksi terjadi pada bulan Januari dan Februari 2026. Awal Musim Hujan 2025/2026 umumnya diprediksi maju dibanding Normalnya, terdapat beberapa wilayah yang sama dengan Normalnya, dan tidak ada yang diprediksi mundur dibanding Normalnya. Untuk Sifat Hujannya diprediksi Normal
(N) – Atas Normal (AN).
Tahun Prediksi

2025

Dipublikasikan: 30 Nov 2025
Peta Prakiraan Klik gambar untuk memperbesar
Analisis Lengkap

Prediksi Awal Musim Hujan 2025/2026

Awal Musim Hujan diprakirakan terjadi pada bulan Agustus 2025 meliputi: Sebagian besar wilayah Kab. Wonosobo dan Kebumen; sebagian wilayah Kab. Batang, Kendal, Temangung, Purworejo, Cilacap, Banyumas, dan Banjarnegara; Sebagian wilayah selatan Kab. Pekalongan. (Luasan Zona Musim + 14,8%)

Awal Musim Hujan diprediksi terjadi pada bulan September 2025 meliputi: Sebagian wilayah Kab.Pemalang, Temanggung, Purworejo, dan Cilacap; sebagian wilayah barat laut Kota Semarang; sebagian wilayah barat Kab. Semarang; Sebagian wilayah tenggara kab. Kendal, dan Banjarnegara; Sebagian wilayah utara dan tenggara Kab. Magelang; sebagian wilayah utara Kab. Kebumen; Sebagian kecil wilayah kab tegal, Wonosobo, dan Banyumas. (Luasan Zona Musim + 16,7%)

Awal Musim Hujan diprediksi terjadi pada bulan Oktober 2025 meliputi: Kota Tegal, Salatiga, Magelang, dan Surakarta; Kab. Demak, Kudus, Grobogan, Rembang, Blora, Sragen, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Wonogiri, dan Kep. Karimun; sebagian besar wilayah Kota Semarang, Kab. Brebes, Tegal, Semarang, Jepara, Pati, dan Magelang; sebagian wilayah Kab. Batang, Kendal, dan Cilacap. (Luasan Zona Musim + 57,4%)

Awal Musim Hujan diprediksi terjadi pada bulan November 2025 meliputi: Kota Pekalongan; sebagian wilayah utara Kab. Pemalang; Sebagian kecil wilayah Kab. Tegal, Jepara, dan Pati. (Luasan Zona Musim + 3,7%)

Musim Hujan diprediksi terjadi sepanjang tahun 2025 meliputi: Kab. Purbalingga; Kab. Banyumas bagian utara; sebagian wilayah selatan Kab. Pemalang dan Pekalongan; sebagian wilayah barat Kab. Banjarnegara; sebagian wilayah tenggara Kab. Tegal dan Brebes. (Luasan Zona Musim + 7,4%).

Prediksi Sifat Hujan Selama Musim Hujan 2025/2026

Sifat hujan diprediksi Bawah Normal (BN) meliputi : Tidak Ada (Luasan Zona Musim + 0%)

Sifat hujan Normal (N) meliputi: Kota Magelang; Kab. Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Purworejo, Jepara, Kudus, dan Wonogiri; sebagian besar wilayah Kab. Cilacap, Tegal, Banyumas, Purbalingga, Pekalongan, Kendal, Demak, Blora, Klaten, Sukoharjo, dan Karanganyar; sebagian wilayah Kab. Brebes, Pekalongan, Pemalang, Pati, Grobogan, Temanggung, Semarang, Sragen, dan Boyolali; sebagian wilayah selatan Kab. Batang dan Rembang; sebagian wilayah tenggara Kota Semarang. (Luasan Zona Musim + 63,0%)

Sifat hujan Atas Normal (AN) meliputi: Kep. Karimunjawa, Kota Tegal, Pekalongan, Salatiga, dan Surakarta; sebagian besar wilayah Kota Semarang, Kab. Brebes, Pemalang, Sragen, Kendal, Semarang, dan Boyolali; sebagian wilayah Kab. Tegal, Cilacap, Banyumas, Pekalongan, Temanggung, Demak, Pati, dan Grobogan; sebagian wilayah utara Kab. Batang, Rembang, Klaten, Sukoharjo, dan Karanganyar; sebagian wilayah selatan Kab. Blora; sebagian kecil wilayah Kab. Purbalingga. (Luasan Zona Musim : + 37,0 %)

Perbandingan Prediksi Awal Musim Hujan 2025/2026 Terhadap Rata-ratanya:

Prediksi Awal Musim hujan yang lebih awal (Maju) dari rata-ratanya meliputi : Kep. Karimunjawa, Kota Tegal, Pekalongan, Semarang, Salatiga, Surakarta, dan Magelang; Kab. Cilacap, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Temanggung, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Rembang, Blora, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, dan Wonogiri; sebagian besar wilayah Kab. Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Grobogan, Boyolali, dan Sragen; sebagian wilayah Kab. Banyumas dan Banjarnegara. (Luasan Zona Musim + 90,7%)

Prediksi Awal Musim hujan yang sama dari rata-ratanya meliputi: Kab. Grobogan bagian selatan; wilayah utara Kab. Boyolali dan Sragen. (Luasan Zona Musim + 1,9%) 3. Prediksi Awal Musim hujan yang lebih lambat (Mundur) dari rata-ratanya meliputi: Tidak ada. (Luasan Zona Musim + 0%). 4. Musim Hujan diprediksi terjadi sepanjang tahun 2025 meliputi: Kab. Purbalingga; Kab. Banyumas bagian utara; sebagian wilayah selatan Kab. Pemalang dan Pekalongan; sebagian wilayah barat Kab. Banjarnegara; sebagian wilayah tenggara Kab. Tegal dan Brebes. (Luasan Zona Musim + 7,4%).

Prediksi Puncak Musim Hujan 2025/2026:

Puncak Musim Hujan diprediksi terjadi pada bulan November 2025 meliputi: Sebagian besar wilayah Kab. Banyumas dan Kebumen; sebagian wilayah Kab. Cilacap, Purbalingga,Banjarnegara, dan Purworejo. (Luasan Zona Musim + 13,0%)

Puncak Musim Hujan diprediksi terjadi pada bulan Desember 2025 meliputi: Kep. Karimunjawa; sebagian wilayah Kab. Wonosobo dan Purworejo; sebagian kecil wilayah Kab. Cilacap, Kebumen, dan Banjarnegara. (Luasan Zona Musim + 9,3%)

Puncak Musim Hujan diprediksi terjadi pada bulan Januari 2026 meliputi: Kab. Jepara, Kudus, Pati, dan Rembang; sebagian besar wilayah Kota Semarang, Kab. Kendal, Demak, Wonogiri, Sukoharjo, dan Klaten ; sebagian wilayah Kota Salatiga, Kab. Pekalongan, dan Batang; sebagian kecil wilayah Kab. Cilacap, Brebes, Tegal, Pemalang, Blora, Grobogan, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Semarang, Temanggung, Magelang, dan Banyumas. (Luasan Zona Musim + 37,0%)

Puncak Musim Hujan diprediksi terjadi pada bulan Februari 2026 meliputi: Kota Tegal, Pekalongan, Surakarta, dan Magelang; sebagian besar wilayah Kab. Brebes, Tegal, Pemalang, Blora, Grobogan, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Semarang, Temanggung, dan Magelang; sebagian wilayah Kota Salatiga, Kab. Pekalongan, Batang, Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, dan Cilacap; sebagian kecil wilayah Kota Semarang, Kab. Kendal, Demak, Wonogiri, Sukoharjo, dan Klaten. (Luasan Zona Musim + 40,7%)

Perbandingan Prediksi Puncak Musim Hujan 2025/2026 terhadap Normalnya:

Prediksi Puncak Musim Hujan yang lebih awal (Maju) terhadap Normalnya meliputi: Sebagian besar wilayah Kab. Wonogiri, Klaten, Sukoharjo, Purworejo, Batang, dan Kep. Karimunjawa; sebagian wilayah timur Kab. Karanganyar; sebagian wilayah Kab. Magelang, Kebumen, Batang, Kendal, Kota Salatiga dan Semarang; sebagian kecil wilayah Kab. Boyolali, Semarang, Demak, Pekalongan, Tegal, Brebes, Banyumas, dan Cilacap. (Luasan Zona Musim + 22,22%)

Prediksi Puncak Musim Hujan yang sama terhadap Normalnya meliputi: Kab. Rembang, Blora, Pati, Kudus, Jepara, Sragen, Banjarnegara, Purbalingga, Kota Magelang, dan Kota Surakarta; sebagian besar wilayah Kab. Grobogan, Demak, Boyolali, Karanganyar, Magelang, Wonosobo, Kebumen, Banyumas, Cilacap, Pekalongan, dan Brebes; sebagian wilayah selatan Kab. Tegal dan Pemalang; sebagian wilayah Kab. Batang, Kendal, Semarang, Sukoharjo, dan Kota Semarang; sebagian kecil wilayah Kab. Temanggung, Klaten, dan Wonogiri. (Luasan Zona Musim + 61,11%)

Prediksi Puncak Hujan yang lebih lambat (Mundur) terhadap Normalnya meliputi: Kota Tegal dan Pekalongan; sebagian besar wilayah Kab. Pekalongan, Temanggung, Semarang, dan Grobogan; sebagian wilayah Kab. Cilacap, Brebes, Tegal, Pekalongan, Kendal, Magelang, Demak, dan Kota Semarang; sebagian kecil wilayah Kab. Wonosobo. (Luasan Zona Musim + 16,67%)

Prediksi Durasi/Panjang Musim Hujan 2025/2026:

Durasi Musim Hujan yang diprediksi terjadi selama 16 – 18 dasarian meliputi: Kota Tegal dan Pekalongan; Kab. Jepara, Kudus, Pati, dan Rembang; sebagian besar wilayah Kota Salatiga, Kab. Demak, Blora, dan Wonogiri; sebagian wilayah Kab. Brebes, Tegal, dan Pekalongan; sebagian kecil wilayah Kab. Batang, Magelang, Semarang, Boyolali, dan Grobogan. (Luasan Zona Musim + 29,6%)

Durasi Musim Hujan yang diprediksi terjadi selama 19 – 21 dasarian meliputi: Kep. Karimunjawa, Kota Surakarta, Kab. Klaten, Sragen, Sukoharjo, dan Karangnyar; sebagian besar wilayah Kota Semarang, Kab. Grobogan, dan Boyolali; sebagian wilayah Kab. Brebes, Tegal, Batang, Kendal, dan Semarang; sebagian kecil wilayah Kab. Cilacap, Pekalongan, Purworejo, Magelang, Temanggung, Demak, Blora, dan Wonogiri. (Luasan Zona Musim+ 31,5%)

Durasi Musim Hujan yang diprediksi terjadi selama 22 – 24 dasarian meliputi: Kota Magelang; sebagian besar wilayah Kab. Purworejo; sebagian wilayah Kab. Brebes, Banyumas, Magelang, Temanggung, dan Kendal; sebagian kecil wilayah Kota Semarang, Kab. Cilacap, Kebumen, Tegal, Pemalang, Banjarnegara, Wonosobo, dan Semarang. (Luasan Zona Musim + 13,0%)

Durasi Musim Hujan yang diprediksi terjadi selama 25 – 27 dasarian meliputi: Sebagian besar wilayah Kab. Kebumen; sebagian wilayah Kab. Banyumas dan Cilacap; sebagian kecil wilayah Kab. Wonosobo, Banjarnegara, Kendal, dan Temanggung. (Luasan Zona Musim + 11,1%)

Durasi Musim Hujan yang diprediksi terjadi selama 28 – 30 dasarian meliputi: Sebagian kecil wilayah Kab. Banjarnegara, Wonosobo, Cilacap, dan Temanggung. (Luasan Zona Musim + 3,7%)

Durasi Musim Hujan yang diprediksi terjadi selama 31 – 33 dasarian meliputi: Sebagian wilayah Kab. Batang dan Wonosobo; sebagian kecil wilayah Kab. Banjarnegara, Pekalongan, Kendal, Kebumen, dan Temanggung. (Luasan Zona Musim + 3,7%)

Musim Hujan diprediksi terjadi sepanjang tahun 2025 meliputi: Kab. Purbalingga; Kab. Banyumas bagian utara; sebagian wilayah selatan Kab. Pemalang dan Pekalongan; sebagian wilayah barat Kab. Banjarnegara; sebagian wilayah tenggara Kab. Tegal dan Brebes. (Luasan Zona Musim + 7,4%)

Perbandingan Prediksi Durasi Musim Hujan 2025/2026 terhadap Normalnya:

Prediksi Durasi Musim Hujan yang Lebih Pendek terhadap Normalnya meliputi: Kota Salatiga; sebagian wilayah Kab. Blora; sebagian kecil wilayah Kota Semarang, Kab. Semarang, Magelang, Boyolali, Grobogan, Pekalongan, Pemalang, dan Demak. (Luasan Zona Musim ± 9,3%)

Prediksi Durasi Musim Hujan yang Sama terhadap Normalnya meliputi: Kota Magelang, Kab. Kudus; sebagian besar Kab. Magelang, Wonogiri, Klaten, Jepara, dan Demak; sebagian wilayah Kab. Brebes, Tegal, Wonosobo, Purworejo, Sukoharjo, Wonogiri, Grobogan, Pati, dan Rembang; sebagian kecil wilayah Kab. Cilacap, Kebumen, Blora, Boyolali, Boyolali, Sragen, dan Temanggung. (Luasan Zona Musim ± 27,8%)

Prediksi Durasi Musim Hujan yang Lebih Panjang terhadap Normalnya meliputi: Kep. Karimunjawa, Kota Tegal, Pekalongan, dan Surakarta; Kab. Batang, Kendal, dan Karanganyar; sebagian besar wilayah Kota Semarang, Kab. Cilacap, Kebumen, Wonosobo, Temanggung, dan Sragen; sebagian wilayah Kab. Semarang, Boyolali, Banyumas, Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Purworejo, Wonosobo, Banjarnegara, Sukoharjo, Pati, dan Rembang; sebagian kecil wilayah Kab. Demak, Jepara, Grobogan, Klaten, Blora, dan Wonogiri. (Luasan Zona Musim ± 55,5%)

Musim Hujan diprediksi terjadi sepanjang tahun 2025 meliputi: Kab. Purbalingga; Kab. Banyumas bagian utara; sebagian wilayah selatan Kab. Pemalang dan Pekalongan; sebagian wilayah barat Kab. Banjarnegara; sebagian wilayah tenggara Kab. Tegal dan Brebes. (Luasan Zona Musim + 7,4%).

Arsip Prediksi Sebelumnya
Tahun Judul Publikasi Tanggal Upload Peta Aksi
Belum ada arsip data.