Halaman ini menyajikan prakiraan kondisi musim kemarau di Provinsi Jawa Tengah, mencakup awal musim, sifat hujan, dan puncak musim kemarau.
Prediksi Awal Musim Kemarau
Awal Musim Kemarau 2026 di wilayah Jawa Tengah umumnya diprediksi terjadi pada bulan Mei 2026 (Luasan Zona Musim + 66,7%) meliputi Kab. Cilacap, Magelang, Semarang, Boyolali, Grobogan, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kota Magelang, Kota Salatiga, dan Kota Surakarta; sebagian besar wilayah Kab. Brebes, Tegal, Pemalang, Temanggung, Blora, dan Wonogiri; sebagian wilayah Kab. Banyumas, Kebumen, Wonosobo, Pekalongan, Batang, Kendal, dan Kota Semarang; sebagian kecil wilayah Kab. Banjarnegara . Musim kemarau paling awal pada bulan April (Luasan Zona Musim + 20,4%) meliputi Kab. Rembang dan Kep. Karimunjawa; sebagian besar wilayah Kab. Pati, Kudus, dan Demak; sebagian wilayah Kab. Purworejo, Kendal, Jepara, Blora, dan Kota Semarang; sebagian kecil wilayah Kab. Batang, Kebumen, dan Wonogiri. Awal Musim Kemarau diprediksi terjadi pada bulan Juni 2026 (Luasan Zona Musim + 12,9%) meliputi Kab. Purbalingga; sebagian besar wilayah Kab. Banyumas dan Banjarnegara; sebagian wilayah Kab. Pekalongan, Batang, dan Wonosobo; sebagian kecil wilayah Kab. Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, dan Kebumen.
Prediksi Sifat Hujan Selama Musim Kemarau 2026
Sifat hujan pada musim kemarau 2026 pada umumnya Bawah Normal (BN), kecuali ebagian wilayah Kab. Pemalang, Pekalongan, dan Pati; sebagian kecil wilayah Kab. Tegal dan Rembang sifat hujannya Normal.
Perbandingan Prediksi Awal Musim Kemarau 2026 Terhadap Rata-Ratanya
Prediksi awal musim Kemarau 2026 yang lebih awal (Maju) dari rata-ratanya meliputi Kep. Karimunjawa, Kota Magelang, Kota Salatiga, dan Kab. Rembang; sebagian besar wilayah Kota Semarang, Kab. Pati, Jepara, Semarang, Kendal, Magelang, Wonosobo, Kebumen, Banjarnegara, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, Banyumas, dan Cilacap; Kab. Purbalingga bagian utara; sebagian wilayah Kab. Blora; sebagian wilayah barat Kab. Grobogan Luasan Zona Musim + 51,8%). 2. Wilayah yang awal musim kemaraunya diprediksi sama dari rata-ratanya meliputi Kota Tegal dan Kota Surakarta, Kab. Kudus, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, dan Wonogiri; sebagian besar wilayah Kab. Blora, Grobogan, Demak, Boyolali, dan Purworejo; sebagian wilayah Kota Semarang, Kab. Pati, Jepara, Semarang, Magelang, Temanggung, Kendal, Kebumen, Banjarnegara, Banyumas, dan Cilacap; sebagian wilayah utara Kab. Brebes, Tegal, dan Batang; Kab. Purbalingga bagian selatan; sebagian kecil wilayah Kab. Wonosobo (Luasan Zona Musim + 46,3%). Sedangkan wilayahyang lebih lambat (Mundur) dari rata-ratanya meliputi Kota Pekalongan; sebagian wilayah utara Kab. Tegal, Pemalang, dan Pekalongan (Luasan Zona Musim + 1,9%).
Prediksi Puncak Musim Kemarau 2026
Umumnya Puncak Musim Kemarau diprediksi terjadi pada bulan Agustus 2026. Wilayah yang Puncak Musim Kemarau terjadi pada bulan Juli 2026 meliputi Kota Surakarta; sebagian besar wilayah Kab. Kudus dan Blora; sebagian wilayah Kab. Demak, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo; sebagian kecil wilayah Kab. Pemalang, Pekalongan, Batang, Pati, Rembang, Grobogan, Boyolali, Sukoharjo, dan Wonogiri . Sedangkan Kep. Karimunjawa diprediksi puncak musim kemarau pada September 2026.
Prediksi Durasi/Panjang Musim Kemarau 2026
Umumnya durasi musim kemarau 2026 wilayah Jawa Tengah diprediksi antara 16-18 dasarian sampai 19-21 dasarian (5-7 bulan). Durasi musim kemarau 2026 diprediksi paling pendek antara 10 - 12 dasarian meliputi Kab. Purbalingga; sebagian kecil wilayah Kab. Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, dan Kebumen; sebagian wilayah Kab. Pekalongan, Batang, dan Wonosobo;sebagian besar wilayah Kab. Banyumas dan Banjarnegara. Sedangkan prediksi musim kemarau 2026 durasi paling panjang (25-27 Dasarian) meliputi sebagian kecil wilayah Kab. Pati dan Rembang.
Memuat data...