29 April 2026
--:--:-- WIB
--:--:-- UTC

Kolaborasi Strategis: Stasiun Klimatologi Jawa Tengah dan Dinas Pertanian Jateng Amankan Padi dari Dampak Perubahan Iklim di Blora dan Grobogan

Diposting pada 29 April 2026 oleh zauyik
Berita
Kolaborasi Strategis: Stasiun Klimatologi Jawa Tengah dan Dinas Pertanian Jateng Amankan Padi dari Dampak Perubahan Iklim di Blora dan Grobogan

SEMARANG – Perubahan iklim yang semakin ekstrem membawa tantangan besar bagi sektor pertanian, khususnya pada stabilitas produksi komoditas padi. Merespons hal tersebut, Stasiun Klimatologi Jawa Tengah melakukan langkah proaktif dengan menggandeng Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah.


Melalui sinergi bersama Balai Perlindungan Tanaman, kolaborasi lintas instansi ini turun langsung ke lapangan untuk mengadakan program Penanganan Dampak Perubahan Iklim pada Komoditas Padi di dua kabupaten yang menjadi lumbung pangan utama Jawa Tengah, yakni Kabupaten Blora dan Kabupaten Grobogan.


Edukasi dan Mitigasi di Kabupaten Blora

Rangkaian kegiatan mitigasi ini pertama kali dilangsungkan di Kabupaten Blora pada tanggal 15 April 2026. Dalam kesempatan tersebut, para petani dan petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) diberikan pemahaman mendalam mengenai pembacaan data iklim serta strategi adaptasi. Langkah ini dinilai krusial agar petani tidak salah langkah dalam menentukan masa tanam di tengah cuaca dan iklim yang kerap anomali.


Intervensi Lanjutan di Kabupaten Grobogan

Setelah sukses di Blora, kolaborasi ini berlanjut menyambangi Kabupaten Grobogan pada tanggal 27 April 2026. Sebagai salah satu pilar penyangga pangan nasional, komoditas padi di Grobogan mendapat perhatian ekstra. Penanganan yang dilakukan fokus pada perlindungan tanaman dari potensi serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang perkembangbiakannya sering kali dipicu oleh perubahan drastis pada suhu dan kelembapan udara.


Sinergi Data Iklim dan Teknis Pertanian

Kolaborasi ini membuktikan bahwa penanganan isu iklim tidak bisa dilakukan secara parsial. Stasiun Klimatologi Jawa Tengah berperan menyuplai informasi dan proyeksi iklim yang akurat, sementara Balai Perlindungan Tanaman menerjemahkan data tersebut ke dalam tindakan teknis di lahan pertanian.

Dengan adanya program turun ke desa ini, diharapkan para petani padi di Jawa Tengah, khususnya di wilayah Blora dan Grobogan, semakin tangguh (resilien) dan adaptif terhadap dinamika iklim, sehingga target produksi pangan daerah dan nasional dapat terus terjaga dengan aman.


Tag: #PerubahanIklim #BMKGJateng #DinasPertanianJateng #PadiGrobogan #PadiBlora #KetahananPangan



Dokumentasi Kegiatan